TINGKAT KESUKAAN PANELIS TERHADAP ARAK LIQUEUR MANGGA MELALUI UJI ORGANOLEPTIK
DOI:
https://doi.org/10.33649/bosara.v1i2.502Keywords:
Arak Liqueur, Mango, Organoleptic TestAbstract
Semakin berkembangnya inovasi baru pada minuman arak yang dijadikan sebuah minuman liqueur, agar mampu bersaing dengan minuman liqueur lainnya, maka inovasi baru ini diharapkan dapat membuat arak Bali dikenal di seluruh Indonesia. Pembuatan liqueur melibatkan infused atau pencampuran berbagai bahan seperti buah-buahan, rempah-rempah, bunga, atau herbal dengan alkohol, untuk meningkatkan keberagaman rasa, aroma, dan warna yang ditawarkan oleh liqueur, maka dari itu buah mangga dipilih untuk dijadikan bahan dasar dari pembuatan arak liqueur mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap arak liqueur mangga melalui uji organoleptik. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan cara membagikan formulir kuesioner uji organoleptik kepada 15 orang panelis dengan menggunakan 5 indikator penelitian yang menggunakan 5 skala hedonik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa indikator aroma pada minuman Arak liqueur Mangga mendapatkan hasil sebesar 3,30 dengan kategori cukup, indikator colour mendapatkan hasil sebesar 4,60 dengan kategori sangat suka, indikator flavour mendapatkan hasil sebesar 3,30 dengan kategori cukup, indikator alcohol mendapatkan hasil sebesar 4,30 dengan kategori sangat suka, dan indikator bitternes mendapatkan hasil sebesar 3,86 dengan kategori suka. Rata-rata keseluruhan yang didapat adalah sebesar 3,87 dengan kategori suka terhadap Arak liqueur mangga. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sebuah inovasi baru tentang minuman arak liqueur berbahan dasar buah- buahan.

