Landscape Design To Enhance Tourist Experience In Kahayya Tourism Village, Bulukumba Regency

Authors

  • Kurniawan wawan Politeknik Pariwisata Makassar
  • Farid Said Politeknik Pariwisata Makassar
  • Muh Kasim Politeknik Pariwisata Makassar
  • Nurjannah Politeknik Pariwisata Makassar
  • Darmayasa Politeknik Pariwisata Makassar

Keywords:

Landscape design; tourism facilities; tourism village; Puncak Donggia; sustainable tourism; facility management; local wisdom.

Abstract

This study aims to design a landscape for public and tourism facilities at Puncak Donggia, Kahayya Tourism Village, Bulukumba Regency, focusing on enhancing existing facilities and improving visitor comfort. A qualitative approach was used, with a Research and Development (R&D) model and the ADDIE method. Data were collected through field observations, interviews with managers, tourists, and the tourism office, as well as documentation related to existing facilities. The study's findings revealed that the facilities at Puncak Donggia are still very limited, with key issues in accessibility, parking, toilets, and gazebos. The proposed landscape design includes reorganizing the parking area, adding more toilets, and constructing landscape elements reflecting local wisdom while prioritizing aesthetics and sustainability. This research highlights the importance of landscape planning that considers the needs of visitors, managers, and the surrounding environment. The findings contribute to the development of landscape design for tourism villages and can serve as a reference for enhancing tourism facilities in similar areas. The implementation of this design is expected to improve visitor comfort and support sustainable tourism management in the village.

References

Akrom, M. (2014). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan di Pantai Cahaya, Weleri, Kabupaten Kendal. Fakultas Ekonomi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Alyani, M., & Hidayat, S. (2022). Fasilitas Umum dalam Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Pariwisata, 10(2), 37-49.

Alyani, N., & Hidayat, E. (2022). Literasi Fasilitas Umum Berbasis Gender Di Supermall Untuk Keamanan Pengunjung dari Bencana. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa, 7(1), 42–51. https://doi.org/10.33701/jipsk.v7i1.2591

Anggarini, D. R. (2021). Kontribusi UMKM. Sektor Pariwisata Pada Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung 2020. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 9(2), 345–355. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/er/indexdoi:https://doi.org/10.37676/ekombis.v9i2.1462

Anggarini, S. (2021). Pengaruh Pariwisata terhadap Ekonomi Daerah: Studi Kasus di Beberapa Destinasi Pariwisata Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 18(3), 45-58.

Aribowo, H., Wirapraja, A., & Putra, Y. D. (2019). Implementasi Kolaborasi Model Pentahelix Pariwisata di Jawa Timur serta Meningkatkan Perekonomian Domestik. Jurnal Mebis, 31-38.

Arnawa, I. P., & Adikampana, I. M. (2019). Perencanaan Fasilitas Pariwisata di Desa Wisata Kerta , Kecamatan Payangan , Kabupaten Gianyar , Bali Konsep Perencanaan Pariwisata ( Gunn ,. 7(1), 30–35.

Atraksi, P., & Pantai, W. (2016). Pengembangan Atraksi Wisata Pantai Tanjung Pendam Sebagai Daya Tarik Wisata 1. III(1), 49–59.

Barreto, M., dan Giantari, I. G. A. K. (2015). Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Panas Di Desa Marobo, Kabupaten Bobonaro, Timor Leste. Ejurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 4(11), 773–796.

Darmayasa, D., Nugraha, P. A., Nasution, S., Suarjana, I. W., Putra, A. M., Rante, M. W., Dinan, R., Prihartini, I., Sumarno, E., & Sibero, B. M. T. (2025). Eduwisata di Indonesia: Potensi, peran, dan strategi. Star Digital Publishing.

Dinan, R. (2022). Analisis competitive advantage dalam kajian sektor perekonomian unggulan Kabupaten Bima, Provinsi NTB. Jurnal Wilayah dan Kota, 8(2), 155–168. https://doi.org/10.34010/jwk.v9i02.7769

Dinan, R. (2023). Assessment of agricultural land carrying capacity for food availability in Situbondo Regency, Indonesia. Jurnal Ilmiah Pertanian, 20(1), 25–40. https://doi.org/10.31849/jip.v20i1.11809

Dinan, R. (2024). Tinjauan kebutuhan infrastruktur persampahan perkotaan dengan metode peramalan pada tahun 2022–2042 Kota Malang, Jawa Timur. Pranatacara Bhumandala: Jurnal Riset Planologi, 5(1), 52–63. https://doi.org/10.32795/pranatacara_bhumandala.v5i1.4316

Dinan, R. (2025, August 20). Curriculum development in hospitality and tourism education: A review of literature. Current Issues in Hospitality and Tourism Education (CIHOSTE), 1(1).

Dinan, R., & Arief, S. (2022). Analisis agroklimat dalam penentuan potensi tanaman pangan alternatif sebagai solusi ketahanan pangan di Kabupaten Situbondo. Jurnal Planologi, 19(2), 219. https://doi.org/10.30659/jpsa.v19i2.23185

Dinan, R., Purnama, S. G., Pricilla, S. P., Hasibuan, R., Triastuti, U. Y., Juansa, A., & Pinaria, N. W. C. (2025). Wisata tanpa jejak: Menuju zero waste tourism di Nusantara. Star Digital Publishing. ISBN 978-634-7400-15-4

Fatimah, T. (2015). Pengaruh Elemen Alam dalam Penataan Lanskap untuk Pariwisata Berkelanjutan. Bandung: Penerbit ITB.

Fatimah, T. (2015). The Impacts Of Rural Tourism Initiatives On Cultural Landscape Sustainability In Borobudur Area. Procedia Environmental Sciences, 28 (Sustain 2014), 567–577. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.07.067

Hakim, R. (2012). Perencanaan Lanskap: Pengembangan dan Penerapan dalam Destinasi Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Gajah Mada.

Hakim, Rustam. 2012. Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap (Edisi Kedua). Bumi Aksara. Jakarta

Keberlanjutan, S., Wisata, O., Tata, M., Kasus, S., & Karangmalang, D. (2022). Strategi Keberlanjutan Obyek Wisata Melalui Tata Lansekap Studi Kasus Desa Karangmalang Sragen. 20(2), 181–192.

Kristiyanti, M. (2016). Rancang Bangun Prototype Berbasis WEB sebagai Implementasi Praktik Wirausaha Mahasiswa di Kota Semarang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 17(2), 23. https://doi.org/10.24914/jeb.v17i2.266

Mayasari, Desi. (2017). Dampak Pengembangan Fasilitas Wisata dalam Meningkatkan Minat Wisatawan Berkunjung ke Objek Wisata Bukit Sulap di Kota Lubuklinggau.

Mindzeng, T. N. (2018). “Community-Based Tourism And Development In Third World Countries: The Case Of The Bamileke Zoneof Cameroon And The Influence Of Traditional Institutions,” WIT Trans. Ecol. Environ., Vol. 227, Pp. 117–127.

Nasution, S., Kusumaningrum, H., Rahmawati, A., Rustiyana, R., Rahjasa, P. S. L., Hanggraito, A. A., Dinan, R., Sudiarta, I. N., Manuhutu, F., Putra, A. M., Asrin, M. K., Sulistia, E., Mautuka, D. P. H., Rahafuna, M. Z., & Rosardi, R. G. (2025). Pengantar pariwisata: Buku ajar. Star Digital Publishing. ISBN 978-634-7400-19-2

Nurisjah, S. dan Q. Pramukanto. (2007). Perencanaan Lanskap (Penuntun Praktikum). PS Arsitektur Lanskap Jur. Budidaya Pertanian Faperta IPB.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011, Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025.

Prihatiningrum, A., & Ramawangsa, P. A. (2019). Memahami Pengaruh Preseden Arsitektur pada Karakteristik Bentuk Fasad Mall Sebagai Bangunan Komersial di Kota Bengkulu. a086–a093. https://doi.org/10.32315/ti.8.a086

Ridwan, M. & Aini, W. (2019). Perencanaan Pengembangan Daerah Tujuan Pariwisata. Makassar: Penerbit Deepublish.

Said, F. R. M. S. R. (2023). Tata Kelola Destinasi Pariwisata Bahari Sulawesi Barat (Nomor January). http://seribubintang.web.id/index.php?keywords=farid&search=search

Salma, J., & Hadi, A. A. (2022). Desain Lanskap Kawasan Stadion Wibawa Mukti Berbasis Persepsi Pengguna Stadion. 8(1), 129–138.

Santosa, E., Dinan, R., & Lion, J. (2023). Socio-cultural transformation aspects of the local sustainability from a traditional community in the protected area. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1218, 012006. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1218/1/012006

Setijawan, A., Subroto, G., & Dian, R. (2022). Kajian ruang pertanian tanaman pangan dengan pendekatan agroklimat dan nilai keuntungan usaha tani di Kabupaten Situbondo. Prosiding SEMSINA, 3(1), 136–145.

Sudibya, B. (2018). Wisata Desa dan Desa Wisata. Jurnal Bali Membangun Bali,1(1).

Sugiyono, A. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunyoto. (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Bandung: PT Refika.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.

Utari, P. S., & Kampana, I. M. A. (2014). Perencanaan Fasilitas Pariwisata (Tourism Amenities) Pantai Pandawa Desa Kutuh Kuta Selatan Badung. Jurnal Destinasi Pariwisata, 2(1), 57–67.

Wibisono, B. (2008). Lanskap dan Estetika: Pendekatan dalam Perencanaan Desain Lanskap. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Wibisono, Yulianto. 2018. Pengelolaan Lanskap dan Pemeliharaan Taman Kota 1 di BSD City, Tangerang. Bogor: Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor

Wirdayanti, A., Dkk. (2021). Pedoman Desa Wisata. (Edisi Ke-2). Jakarta: Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Yuliati, E. & Suwandono, D. (2016). Arahan Konsep dan Strategi Pengembangan Kawasan Desa Wisata Nongkosawit sebagai Destinasi Wisata Kota Semarang. Arahan Konsep dan Strategi Pengembangan Kawasan Desa Wisata Nongkosawit sebagai Destinasi Wisata Kota Semarang. Ruang, 2(4). 266

Downloads

Published

2026-01-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

Landscape Design To Enhance Tourist Experience In Kahayya Tourism Village, Bulukumba Regency. (2026). Wonderful-Journal of Tourism Destination, 1(1), 37-45. https://journal.poltekparmakassar.ac.id/index.php/WJoTD/article/view/599